Hai, boleh kenalan nggak?

Dalam beberapa hari saja, belasan pesan singkat semacam itu mampir di ponsel. Beberapa varian yang lebih menggoda: "Malem say, dah makan belum?". Ah, tapi tidak satupun yang membuat gue sudi membalasnya.

Salah sambung telepon bukan hal yang aneh. Terutama buat ponsel gue. Yang paling konyol adalah dari seorang istri yang menyangka gue ngangkat telepon suaminya. "Ini nomor suami saya!". Yee, maksa. Terserah situ deh. Setelah mengakhiri percakapan yang tidak menyenangkan beberapa jam kemudian suaminya menelepon dan meminta maaf. Hahaha. 

Ada lagi yang ingin memindahkan jadwal les piano. "Pak, les pianonya bisa pindah hari nggak? Anak saya mau ujian." Tadinya sih ingin jahil. Nggak tega tapinya hehehe. Ada yang mau kencan, ada yang mau ikut tender projek, dan puluhan telepon konyol lainnya sampai akhirnya ganti nomor. Nomor baru itu pun hilang. Balik lagi deh salah sambung konyol itu…

Tapi si ngajak kenalan ini bukan salah sambung. Yakin. Soalnya selalu dari salah satu operator dengan nomer berbeda tapi pesannya sama. Sempat satu kali saya ingin balas tipu dengan bilang saya akan balas dari nomer saya yang lain dari operator yang sama (padahal mah nomernya si mbud hehehe) tapi tak kunjung dibalas dan malah maksa kalau dari operator gue sms ke operator dia itu gratis. Gratis dari Timbuktu?

Entah modus operandi apa yang sedang dimainkan. Mungkin penipuan. Menjerat kenalan, lalu ketemuan, lalu… entahlah. Kalau biasanya dijerat dengan hadiah mobil, uang, dsb. sekarang dijerat asmara hehehe.Warga Hedonesia tukang tipu mungkin sedang ngejar setoran sebelum nomer prabayar harus terdaftar akhir bulan ini sehingga segala trik dikeluarkan.

Jadi, ada dua iming-iming yang biasa dipakai untuk bikin orang terlena hingga tertipu: urusan perut (baca: uang) dan di bawah perut. Maka seperti kata bang Napi, "Waspadalah! Waspadalah!".

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    pi said,

    hai. boleh kenalan ga😀 huahahaha. bot, gue nelpon si romi salah sambung, sampe 3 kali. padahal kan aku redial ato kl engga ya dari address book. udah gitu ketiga orang tsb beda2 dan brengsek semua. ada yag ngatain aku anjing, ada yg cmn bilang halo trus diem, dan ada yg meracau pake bahasa ga jelas. kt si romi ke dia juga banyak yg salah sambung. tp si romi pake xl sih, dan aku tidak suka xl hihi

  2. 2

    rime said,

    halah…. tapi amu suka kan kalo ada yang mau kenalan? hehehehe… :p

  3. 3

    Saya juga sering mengalami ketiban telepon dari orang-orang yang salah sambung. Kalau tidak “ngacau” masih mendingan kalau ngacau, huh menyebalkan.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: