Dana Amanah Pilu

Koran Kompas beberapa minggu lalu memberitakan bahwa [Dana Amanah Bank Gen Diusulkan (untuk) Dibentuk](http://www.kompas.com/kompas-cetak/0409/15/ekonomi/1266839.htm “Kompas.com: Dana Amanah Bank Gen Diusulkan Dibentuk”). Sekilas lalu berita ini menunjukkan niat baik yang menggembirakan, namun ada beberapa hal yang mengganjal di otak.

>Meski baru dibentuk, upaya pelestarian plasma nutfah telah lama dilakukan. Pemuliaan tanaman hutan di Indonesia telah dimulai tahun 1930

Mengapa pemuliaan disebut sebagai upaya pelestarian? Pemuliaan memang merupakan upaya manusia yang perlu dilakukan mengingat kebutuhan manusia berkembang dengan pesat. Namun demikian, tidakkah kita memahami bahwa keanekaragaman hayati tersebut “terhadirkan” (*realized*) ketika segenap entitasnya berinteraksi —alih-alih berdiri sendiri-sendiri seperti dalam monokultur? Sungguh celaka jika kita *merasa* telah menyelamatkan plasma nutfah padahal kita sekedar mengambil suvenir untuk dihadirkan kepada anak-cucu kita kelak.

Jika kita tinjau dari istilah pemuliaan, pemuliaan lebih sering digunakan untuk memperbaiki kualitas tanaman produksi agar dapat berproduksi lebih banyak dan lebih tegar menghadapi cekaman hama serta lingkungan. Maka pemuliaan macam apa yang kita harapkan dari organisme yang telah “memuliakan” dirinya sendiri (“bersujud terhadap mekanisme alami”) dalam evolusi yang telah berlangsung sekian lama?

Jargon-jargon seperti “pengawetan”, “berkelanjutan”, “menggali kekayaan plasma nutfah” hanya menambah pilu saja..

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    piki said,

    bagus sekali! ide yang brilian… (kata orang yang hidup lebih dari 100 tahun yang lalu).

    mungkin yang harus diperhatiin adalah mekanisme kerja Bank tersebut. dananya didapet dari mana, kalo justru luar negeri, terus apa ada konsekuensinya? dsb dsb.

    ini ada kutipan dari artikelnya, coba aja dicermati:
    “Mekanisme dana amanah itu tidak tergantung alokasi anggaran tahunan pemerintah dan bebas dari intervensi birokrasi. Undang-Undang Keuangan Negara juga tidak mengatur soal dana amanah ini. Keuntungan dana amanah ini adalah arus pendapatan tetap, donor dapat menanam investasi dalam jumlah besar, dan sistem pengelolaan dana yang multipihak.”

    yang paling aku takutin sebenernya Bank itu jadi pembenaran untuk menghantam habis semuanya…seperti yang ditulis : “Pembentukan dana amanah itu berdasarkan kesadaran bahwa Indonesia memiliki kekayaan plasma nutfah yang sangat besar. Akan tetapi, saat ini kondisi keanekaragaman hayati mengalami kemerosotan yang parah akibat kegiatan manusia. Dalam kaitan itu diperlukan upaya untuk melestarikan dan penggunaan keanekaragaman hayati tersebut secara berkelanjutan.”

    kalo yang jadi fokus perhatian adalah tanaman-tanaman produksi yang sudah mengalami erosi genetik yang cukup parah, mungkin masih bisa diterima. misalnya padi, yang di Baduy masih banyak variannya.

    atau mungkin juga pembentukan bank gen ini adalah untuku mengcounter biopyracy yang dilakukan negara maju.

    sekali lagi, menurutku yang paling penting adalah mengawasi operasional dan kebijakan yang dikeluarkan.

    ngga menyangkal juga, kita emang butuh upaya inventarisasi yang edan-edanan. mungkin pertanyaan selanjutnya adalah “ok,.. what’s next?”,.. Mungkin bank gen adalah jawabannya.

  2. 2

    obot said,

    Wah, loe nulis lebih banyak dari gue:mrgreen:

    Ya, begitu lah, pik.. kalau ditarik kesimpulan dari seluruh tulisan itu **kesan** yang aku dapat adalah: *mencomot organisme yang menguntungkan* kemudian diekstrak bahan alamnya atau kemudian dilakukan pemuliaan. Sayangnya kedua pilihan itu tidak menguntungkan bagi kelestarian hayati. =/


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: