hunting

sudah lama tidak melakukannya.. jalan2 tanpa rencana. cukup dengan satu sms: ‘besok hunting yuk … kumpul jam 6 … ‘. and i said that i will. tanpa tau mo hunting ke mana, sama siapa aja (bahkan aku ga gitu kenal sama yang ngajak, cuma pernah beberapa kali berjumpa), tanpa inget itu tuh jam 6 gitu loh–jam2 rawan dimana tidur lagi itu enak. dasar kebluk🙂. tanpa memperhitungkan badan yang akhir2 ini sering ‘out of order’ in a sudden =/ but thank god, i made it. Tapi aku tetap ga suka jalan2 tanpa tujuan hanya untuk sekedar pergi ke outdoor.

Setelah tiba di titik pertemuan, ternyata Sony sudah menanti. ups. sori, Son. Usut punya usut, ternyata beliau temennya Ocep. small world🙂 Aku jalan agak jauh, dan walaupun termasuk aliran kaki besar (baca: hobi jalan kaki) ternyata kecepatanku sudah menurun. hiks. mungkin efek usia:p trus datang satu lagi, pak Han. Beliau ini ngakunya sih tukang cangkul. Nyangkul ladang minyak tapinya🙂 Berhubung yang lain berhalangan, akhirnya bertiga doang de..

ternyata kita hunting ke ‘selatan’.. ciwidey, situ patengang (spell?), kawah putih.. terakhir ke sana sih setahun+ yang lalu pas mroyek 2x sama kang IT..nganter anak IBO & survey ke masigit. hmmm.. kayanya tiada proyek tanpa intan deh :p walaupun agak telat, masih sempat tuh ngejar momen emas saat matahari masih condong, embun sedikit membayang, refleksi di air.. alam parahyangan memang indah. Akan lebih indah lagi, sih, kalau gak ada sampah =/ Pokonya harus maen ke sana lagi ah, dan harus lebih pagi lagi.

Untuk masalah teknik, aku lagi hobi pakai pencahayaan berganda. Inginnya sih dapat efek ‘abstrak’, tapi ntah lah, dicuci juga belom. O ya, kabar buruk. Kenapa ya sekarang sulit nyari film slide? pas cari di kamal, ga ada satu pun! Apa semua orang sudah beralih ke digital? hiks. aku ga terlalu puas sih kalo pake negatif:(

Di bagian barat situ yang berbatas kebun teh ada formasi batuan yang menarik. Ada juga beberapa pemancing yang grogi gara2 kita bawa kamera:) Kasian juga sih mereka agak terganggu. Contohnya:

lagi mancing apa, Pak?
(datar banget) ‘ikan
🙂

Puas dari sana kita ke kawah putih. Ternyata ada juga beberapa fotografer lain dengan peralatan yang bikin ngiler+minder. Setelah beramahtamah kita lanjut hunting di sana. Belum berapa lama, batuk langsung menyerang. Belerang! Cukup tebal dan menyesakkan. Serasa James Nacthwey di Kawah Ijen deh pokonya🙂 Di sini banyak objek menarik. Tapi juga harus tanggap karena matahari dan asap saling beralih cepat sekali. Masalahnya di sini aku mulai tidak merasa nyaman, sepertinya belerang terlalu mengganggu pernafasan dan merusak minat. Sayang..

Pertemuan pun diakhiri.. akhirnya pulang, mampir sholat di alun2. well, i don’t believe in (organized) religion, but i do pray. di situ baru sadar deh betapa kotornya celana dan sepatu karena pasir2 kawah putih yang mudah amblas. now i’m tired, li’l bit dizzy, can’t work, but it’s fun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: