Di tulisan sebelumnya sudah saya ceritakan hati ini berkeping merasa kehilangan Pak Pram. Kandas sudah cita-cita berjumpa dengannya. Selepas hari jadinya beberapa bulan silam saya sudah merasa harus segera merealisasikan cita-cita tersebut.
Tapi apa daya… Seperti juga keinginan menonton Nirvana secara live, hilang sudah kesempatan tersebut. Tapi setidaknya ada satu hal yang bisa saya lakukan, melanjutkan semangat dan kecintaan Pak Pram pada nusantara..
Arsip untuk Mei, 2006
daya
hancur hatiku mengenang dikau..
berkeping-keping jadinya... ’cause.. I’m in the middle of re-reading Bumi Manusia when I heard this..