Arsip untuk Desember, 2004

Dance, as though no one is watching
Love, as though you’ve never been hurt before
Sing, as though no one can hear you
Work, as though you don’t need the money
Live, as though heaven is on earth

~[Rumi](http://en.wikipedia.org/wiki/Rumi)~

Komentar bertahan »

MERUBETIRI: Naik kereta api… tuut..tuut..tuut.. (Bag. I)

**29 November 2004**
Meskipun didaulat untuk datang di stasiun Kiaracondong untuk datang jam 05.00, aku baru pergi dari rumah jam 5 kurang. Walaupun sebenarnya sudah bangun sejak jam 4 tetapi badan masih terasa penat setelah hari-hari sebelumnya dipenuhi berbagai aktivitas dan berusaha mengejar tenggat proposal *grant*. Walau nggak enak hati karena telat, aku tidak begitu khawatir karena jadwal keberangkatan masih cukup lama.

Diantar oleh adikku, setiba di Kircon seluruh barang untuk kerja di lapangan rupanya telah diangkut ke gerbong, termasuk juga praktikan telah berbaris rapi di depan gerbong. Aku mulai menyibukkan diri mengurusi kelancaran gerbong. KS (Kepala Stasiun) belum terlihat, aku ingin pamit sebelum berangkat agar seluruh urusan lancar. Tidak lama kemudian KS datang menemui di dekat gerbong, sempat berbincang sedikit dan diingatkan agar tidak lupa untuk memberikan surat pengantar ke KS Gubeng di Surabaya. Oke, Pak!

Kami menyewa satu gerbong kelas III dari kereta ekpres [yang tidak ekspres=/] Pasundan jurusan Surabaya yang akan diteruskan dengan perjalanan naik bis ke Sarongan (Banyuwangi, Jember Selatan). Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan tiga buah truk menuju pantai Sukamade di Taman Nasional Meru Betiri. Di sana kami akan melakukan kuliah lapangan Proyek Ekologi selama empat hari.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »